Posted in Tantangan

Hari 6: Memenangkan Hati

hati

Tema tantangan hari 6 adalah five ways to win your heart.

Memenangkan hati ya. Hmm. Berhubung nggak ada keterangan tambahan soal memenangkan hati ini, apakah untuk dijadikan pasangan, teman, partner, dsb dsb., saya buat yang umum saja ah.

1. Penuh respek.

Saya manusia. Kamu manusia. Sebagai sesama manusia, jelas kita bisa berkomunikasi. Oleh sebab itu, perlakukanlah saya (dan manusia-manusia lain) dengan respek. Saya pun akan melakukannya padamu.

Saya gampang ilfil sama orang-orang yang bersikap tanpa respek. Bagaimana pun tampang dan pencapaiannya. Percuma saja jika kamu berprestasi, kaya tujuh turunan, cakep nggak ketulungan, jika kamu nggak bisa menghargai orang lain (terlebih orang-orang yang nggak sehebat kamu).

Oh ya, perlakukanlah dirimu dengan respek juga. Karena apalah artinya respek ke orang lain, jika kamu tidak bisa respek pada dirimu sendiri.

2. Berhenti menghakimi

Menghakimi. Judging. Saya sadar betul bahwa hal ini nggak bisa lepas dari manusia. Dengan segala macam tatanan sosial, hukum sosial, dan stereotipe, menghakimi sulit lepas dari kehidupa. Saya pun terkadang masih melakukannya secara tidak sengaja. Namun, perilaku ini jelas bisa dikendalikan.

Lagi pula, apa untungnya menghakmi? Apakah penderitaan kita bakal terasa lebih ringan? Apakah hati bakal terasa lebih lapang? Itu pertanyaan yang sering saya utarakan dalam kepala ketika suara-suara penuh penghakiman memenuhi kepala saya. Kalau kamu masih suka menghakmi (termasuk menghakimi dirimu sendiri dengan bersikap bahwa kamu lebih ‘rendah’ dari orang lain), mungkin tips ini bisa dicoba.

3. Berhenti menyalahkan gender

Serius. Siapa pun kamu, mau laki-laki atau perempuan, sama-sama manusia. Berhenti menyalahkan jenis kelaminmu untuk kesalahan yang kamu perbuat.

Misal, kamu bertemu saya dalam keadaan berantakan dan bilang, “maklum cowok kan berantakan”. Atau kamu bikin janji dengan saya dan terlambat lalu bilang, “biasa, cewek dandan lama.” Saat itu, saya bakal pasang ekspresi datar. Apa pun gender-mu, itu tidak mendefinisikan karakter dan kebiasaanmu.

Apalagi kalau kamu sampai berkomentar, “yah cewek mah cengeng” atau “cowok harus kuat” atau “cowok ga boleh main boneka” dan segala perkataan seksis, itu bakal bikin saya enggan dekat-dekat. Marilah saling menghargai tanpa pandang gender.

4. Peduli alam

Bukan pecinta, tapi peduli. Kamu nggak harus hobi naik gunung, jalan-jalan, hobi ekspedisi hutan, senang menyelam, ngumpulin pasir pantai, dan segala aktivitas alam lainnya. Kamu hanya perlu jadi orang yang peduli alam. Peduli lingkungan.

Tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah plastik, mengurangi penggunaan bungkus plastik, dll adalah salah satu contoh kepedulian terhadap alam di mata saya. Ada banyak hal yang bisa saya dan kamu lakukan untuk alam yang sudah sedemikian ramah pada kita, kan? Mempedulikannya bisa berupa tindakan kecil yang bisa jadi tindakan raksasa jika kita lakukan secara kolektif.

5. Suka membaca buku

Kalau kamu mau dekat dengan saya, ini salah satu poin plus. Buku yang kamu suka bisa jadi nggak sama dengan saya, itu nggak jadi soal. Buku yang kamu suka sama persis dengan saya? WAH SAYA BAKAL HEPI BANGET NEMU TEMAN DISKUSI! Namun, itu bukan hal krusial. Yang penting cuma kamu suka membaca buku. Karena, kalau kamu suka membaca, saya yakin kamu nggak bakal bertanya, “kenapa sih kamu baca mulu?” atau “kenapa sih kamu beli buku mulu?” ke saya berkali-kali. Dan itu sudah cukup.

Yah kira-kira itu lima hal yang bisa memenangkan hati saya. Berhubung ‘kamu’ dalam tulisan ini sangat umum, lima hal itu bisa dipraktekan untuk memenangkan hati saya dalam rangka apa pun. …. Sepertinya. XD

Advertisements

Author:

Seorang gadis pecinta Venezia dan es krim cokelat. Paling senang menambah tumpukan buku, menimbun benang rajutan, dan menatap langit-langit kamar. Sejak kecil bercita-cita menjadi penulis fantasi, yang sayangnya belum kesampaian.

3 thoughts on “Hari 6: Memenangkan Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s