Posted in Tantangan

Hari 24: Perjalanan Berkesan

amsterdam-1853459_640

Dipesanin Mbak Miski buat nulis yang panjang, tapi gimana ya nggak tahu deh.

Tema hari ini tentang perjalanan berkesan. Bingung sebenarnya, habis saya nggak gitu sering melakukan perjalanan sih. Petualangan ke Baluran berkesan, jalan-jalan ke IRF akhir 2015 pun berkesan, berangkat KKN yang naik kapal sumpek pun berkesan. Haha.

Eh, tapi kayaknya kalau ditanya yang paling berkesan itu perjalanan ke Jakarta 2015 silam. Eh tunggu apa 2014 ya. *lah malah lupa*

Yah, nggak pentinglah tahunnya. XD

Perjalanan itu saya lakukan di libur antarsemester. Berangkat bareng adik. Tujuannya ke tempat tante karena kebetulan libur dan sepupu lagi sunatan. Yaudah, berhubung dimodalin berangkatnya, kita berdua naiklah kereta ekonomi yang ACnya duper dingin berdua. Bisa dibilang ini kali pertama saya dan adik saya melakukan perjalanan naik KA jarak jauh deh. Biasanya ke rumah Mbah di Jepara naik travel sih.

Nah, setelah beberapa hari sibuk di rumah tante, adik saya balik Jogja duluan. Dia harus balik karena asramanya sudah selesai liburan. Saya yang masih selow, memutuskan stay beberapa lama di Jakarta untuk berjumpa dengan beberapa orang.

Di sinilah letak berkesannya. :’D

Saya mau menginap di kos teman baik saya , di daerah Jakarta Pusat. Berhubung tante dan keluarga sibuk parah, diantarlah saya ke stasiun. Dan perjalanan ke kos teman saya adalah kali pertama saya naik KRL seorang diri di kota asing. Awalnya deg-degan, khawatir gitu. Habis seingat saya kereta api zaman dulu tuh penuh sesak gimana lol. Namun, begitu mengunduh peta KRL, pesan tiket, dan masuk dalam kereta, oke saya mulai merasa santai.

Saya lupa turun di stasiun apa, yang jrlad stasiun itu langsung terhubung dengan jalur busway. Di sana, teman saya menjemput saya. Well, dia pun khawatir saya nyasar jadi mending dijemput haha.

Habis nge-mall buat jajan dan nonton The Hobbit 2, kami pulang ke kosnya. Saya menginap err berapa lama ya. Cukup lamalah. Dia juga saya ajak paksa buat menemani ke Toko Sunflower di Jakarta Kota buat berburu benang. Hahaha. Ada acara nyasar dan kehujanann, tapi asik. Apalagi malamnya dengan baik hati dia mentraktir saya dimsum. XD (Anyway, dia lagi koas, doakan semoga koas-nya lancar ya. /lah)

Habis puas-puas main sama dia, saya balik ke rumah tante. Eh tapi sebelumnya nih saya mau kopdar sama seorang teman, Ruru namanya. Nah berhubung dia nggak bisa jalan jauh akhirnya kami janjian di Kasablanka. Lewat petunjuk Ruru, saya turun di Tebet, nyetop angkot (duduk drkat pintu dan khawatir lol), merhatiin sampai kelihatan mall-nya, dan akhirnya turun. Huwaaa ini lebih deg-degan ketimbang naik KRL. Sejak pindah ke Bangka, pengalaman saya naik angkot nol sih. X’D

Nah, pulangnya jusru lebih serem lagi. Habis naik KRL, saya turun dan nanya ke tante apakah bisa jemput. Nggak ada yang bisa jemput, men! Saya sendirian dengan bawaan cukup banyak turun di tempat asing dan nggak bisa pakai GPS buat nyari rumah tante karena nggak tahu daerahnya sama sekali. Udah gitu udah malam!

Berbekal nomor angkot dan daerah turun, saya masuk ke dalam satu angkot yang sudah ada penumpangnya. Nggak tahu kenapa rasanya horor kalau sepi. Kayaknya saya kebanyakan baca/nonton cerita kriminal deh.

Btw, pas naik ke angkot, saya langsung pesan turun di mana. Secara sumpah saya nggak tahu sama sekali jalannya. Gimana ya, pas diantar naik motor ke stasiun sama pas balik naik angkot, jalannya beda! Sambil banyak-banyak baca doa, micing kanan-kiri (siapa tahu lihat hal yang saya kenali), saya duduk dekat pintu pas (jadi kalau kenapa-napa bisa kabir cepat). Hahaha.

Habis degdegan beberapa lama, akhirnya saya lihat gang yang saya kenali! Akhirnyaaaa :”D

Nah, sampailah saya di rumah tante. Ibukota itu entah kenapa seram lol. Alhamdulillah saya baik-baik saja selama melakukan perjalanan seorang diri di sana. Kalau di Jogja padahal saya selow ke mana-mana sendirian, tapi di Jakarta nggak tahu kenapa khawatir mulu. Medannya nggak kenal sih.

Btw, habis perjalanan ini saya nggak kapok. Karena tahun betikutnya pun berangkat ke Jakarta buat datang IRF. XD

Kalau kamu, perjalanan apa yang paling berkesan? 😀

Advertisements

Author:

Seorang gadis pecinta Venezia dan es krim cokelat. Paling senang menambah tumpukan buku, menimbun benang rajutan, dan menatap langit-langit kamar. Sejak kecil bercita-cita menjadi penulis fantasi, yang sayangnya belum kesampaian.

2 thoughts on “Hari 24: Perjalanan Berkesan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s